Prajurit Lanudal Kupang Jalani Latihan Sea and Jungle Survival bagi Personel Penerbangan TNI AL

ADMIN UTAMA
0

TNI AL-Dispen Puspenerbal (30/8/2025) | Latihan Satuan Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Kupang TA 2025 resmi berakhir dengan pelaksanaan problem sea survival di hari terakhir latihan. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian latihan yang sebelumnya diawali dengan simulasi bertahan hidup di hutan (jungle survival) di kawasan Hutan Alak, Kupang, Jumat (29/8/2025).

Hari terakhir latihan diawali dengan lintas medan sejauh 10 km dari Hutan Alak menuju pesisir Pantai Kodaeral VII. Sesampainya di pantai, prajurit melaksanakan turun tebing (rappelling) untuk menguji keterampilan dan mental dalam menaklukkan medan yang berat.

Sebelum memasuki inti latihan laut, para prajurit mendapat refreshment materi dari instruktur Yonmarhanlan VII sebagai bekal tambahan. Selanjutnya, prajurit dituntut melaksanakan berbagai problem sea survival secara mandiri dan penuh kerja sama antar kelompok dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Problem yang dilaksanakan meliputi mendayung dan eksersisi perahu karet dengan skenario bertahan dari serangan udara, water trappen selama 10 menit yang dilanjutkan berenang sejauh 400 meter menggunakan pelampung darurat dari celana PDL, hingga evakuasi korban tenggelam di laut dengan penerapan BHD dan RJP.

Sebelumnya, di hari-hari latihan jungle survival, prajurit telah ditempa dengan berbagai skenario berat, antara lain pelolosan dari penyergapan, ketahanan interogasi atau anti-interogasi, kontak agen intelijen, penyamaran, harbouring, pemanahan, penanganan korban patah tulang, serta teknik air supply.

"Seluruh materi tersebut merupakan implementasi dari teori praktis yang telah diberikan instruktur sejak awal latihan," terang Komandan Lanudal Kupang, Letkol Laut (P) Erich Yuliontirta Wibawa. 

Komandan Lanudal Kupang selaku Perwira Penyelenggara Latihan (Papelat) memimpin langsung jalannya latihan. Dalam arahannya, la menekankan agar seluruh prajurit senantiasa mengutamakan keselamatan, melaksanakan instruksi dengan disiplin, serta menjaga kerja sama antar kelompok.

Dengan berakhirnya rangkaian latihan ini, prajurit Lanudal Kupang telah membuktikan kesiapsiagaan, ketangguhan, dan kekompakan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, baik di hutan maupun di laut.

"Hal ini menjadi modal penting bagi prajurit dalam melaksanakan setiap tugas operasi TNI Angkatan Laut di masa mendatang," pungkasnya.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)